5 Kebiasaan yang Bikin Gigi Anda Menguning

5 Kebiasaan yang Bikin Gigi Anda Menguning

Apakah Anda menginginkan gigi berwarna putih atau kuning? Siapapun orangnya, kami yakin jawabannya adalah Anda akan memilih gigi putih. Selain menggambarkan kesehatan, memiliki gigi putih punya manfaat menambah kepercayaan diri dan penampilan lebih ceria.

Pada awalnya, manusia memiliki gigi berwarna putih. Bukan gigi putih seperti yang digambarkan di iklan-iklan pasta giri, melainkan putih kebiru-biruan. Seiring berjalannya waktu, gigi bisa berubah kuning / kusam. Kebiasaan (gaya hidup) seseorang turut memengaruhi perubahan warna gigi.

5 Kebiasaan Buruk yang Bikin Gigi Kuning

Gigi manusia terlapisi oleh enamel. Di bawahnya, ada lapisan lagi yang disebut dentin. Warna dentin kuning. Ketika lapisan enamel terkikis, maka tersisa lapisan dentin. Lapisan inilah yang terlihat oleh kita.

Nah, 5 kebiasaan ini dapat mengakibatkan gigi menjadi kuning, sehingga perlu datang ke klinik bleaching gigi Jakarta untuk memutihkannya secara cepat.

  1. Kebiasaan mengonsumsi teh dan kopi

Lapisan enamel gigi manusia bisa kalah oleh kafein yang terkandung dalam teh dan kopi. Ketika seseorang mengonsumsi minuman ini 2-3 kali sehari secara kontinyu, maka sisa noda minuman ini dengan mudah singgah di dentin. Jika tidak dibersihkan, tentu akan menambah warna kuning dentin.

Minuman teh dan kopi yang diberi gula juga menambah jumlah bakteri dalam mulut. Akibatnya produksi asam mulut meninggi. Potensi bahaya mengkonsumsi teh dan kopi bergula tak hanya membuat warna gigi menguning, tapi juga membuat gigi berlubang.

Bagi Anda yang ingin merawat kesehatan gigi, maka perlu mengatur porsi minum teh dan kopi.

  1. Merokok

Kandungan nikotin dan tar dalam tembakau menjadi salah satu penyebab gigi kuning. Saking kuatnya kandungan ini, proses terjadinya bisa memakan waktu singkat. Itulah kenapa perokok kelas berat giginya coklat kehitam-hitaman.

Selain membuat gigi kuning, merokok juga berbahaya bagi kesehatan. Jadi Anda ingin merawat kesehatan gigi? Berhentilah merokok.

  1. Sering mengkonsumsi buah asam

Buah-buahan seperti jeruk, nanas, tomat, lemon sangat enak dikonsumsi. Apalagi jika disajikan dalam bentuk jus. Tidak bisa dipungkiri, buah-buahan memiliki vitamin yang banyak.

Namun ternyata ada efek samping yang bisa terjadi pada gigi jika terlalu banyak mengkonsumsinya. Berubahnya gigi menjadi kuning adalah salah satunya. Untuk itu, ketika habis mengkonsumsi buah-buahan ini, konsumsi juga air putih.

  1. Kebanyakan memakai obat kumur

Saat ini sudah banyak obat kumur yang bermanfaat membersihkan mulut dan gigi. Namun, patut diingat bahwa kebanyakan memakai obat kumur bisa menyebabkan mulut kering. Ujung-ujungnya email gigi rusak.

Ketika mulut kering, maka produksi air liur berkurang. Padahal air liur bermanfaat menjaga kelembaban mulut, menghancurkan bakteri jahat, mengurangi keasaman, dan mencegah noda menempel ke enamel.

  1. Menggosok gigi terlalu cepat dan keras

Membersihkan gigi memakai sikat dan pasta gigi wajib dilakukan, minimal tiga kali sehari. Tapi, ketika melakukannya tidak perlu terlalu bersemangat – menggosok dengan keras dan cepat. Jika hal itu dilakukan, rusaklah enamel tipis dan terbukalah lapisan dentin. Gigi pun menguning.

Sebaiknya, biasa saja menggosok gigi. Jika hasil yang didapatkan belum memuaskan, maka tak ada salahnya membersihkan gigi memakai benang gigi.

Apa yang harus dilakukan ketika gigi sudah kuning?

Apa yang harus Anda lakukan ketika gigi sudah terlanjur kuning, karena sering melakukan 5 kebiasaan di atas? Pilihannya, melakukan bleaching gigi Jakarta di klinik gigi atau melakukan perawatan sendiri.

Bleaching gigi adalah cara memutihkan gigi dengan memasukkan bahan kimia tertentu ke dalam mulut. Sehingga gigi bisa putih lebih cepat.

Semua kembali kepada Anda semua. Apakah mau melakukannya sendiri atau melakukannya dengan tenaga ahli di bleaching gigi Jakarta? Tapi ingatlah selalu, merawat lebih baik daripada mengobati.

Baca juga : Tips Memilih Layanan Bleaching Gigi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.