
Gaji Cleaning Service: Berapa Besar Penghasilannya Saat Ini?
Mengenal Profesi Cleaning Service
Cleaning service sering dianggap sebagai pekerjaan sederhana. Padahal, di balik ruangan yang bersih, lantai yang mengilap, toilet yang nyaman digunakan, hingga area kantor yang selalu rapi, ada peran besar petugas cleaning service yang bekerja dengan disiplin setiap hari.
Profesi ini bukan hanya soal menyapu atau mengepel. Cleaning service memiliki tanggung jawab menjaga kebersihan, kenyamanan, dan higienitas lingkungan kerja maupun fasilitas umum. Mereka bisa bekerja di kantor, apartemen, rumah sakit, sekolah, pusat perbelanjaan, hotel, pabrik, gedung komersial, hingga area publik lainnya.
Karena kebersihan menjadi bagian penting dari citra perusahaan dan kenyamanan pelanggan, kebutuhan terhadap tenaga cleaning service terus ada. Bahkan, semakin banyak bisnis yang menggunakan jasa outsourcing cleaning service agar operasional kebersihan lebih teratur dan profesional.
Berapa Gaji Cleaning Service di Indonesia?
Gaji cleaning service di Indonesia cukup bervariasi. Besarannya dipengaruhi oleh lokasi kerja, perusahaan, sistem kerja, pengalaman, jam kerja, serta standar upah minimum di daerah masing-masing.
Berdasarkan data Indeed yang diperbarui pada April 2026, rata-rata gaji cleaning service di Indonesia berada di kisaran Rp3.139.036 per bulan. Angka ini merupakan rata-rata nasional dari data gaji yang dilaporkan pengguna, sehingga bisa berbeda antara satu daerah dan daerah lainnya.
Di kota besar, gaji cleaning service bisa lebih tinggi karena mengikuti biaya hidup dan standar upah minimum daerah. Untuk wilayah Jakarta, misalnya, Indeed mencatat rata-rata gaji cleaning service mencapai Rp7.593.074 per bulan, meskipun angka ini berasal dari jumlah laporan yang terbatas dan bisa dipengaruhi oleh jenis perusahaan atau posisi tertentu.
Sebagai pembanding, UMP DKI Jakarta tahun 2026 ditetapkan sebesar Rp5.729.876 per bulan berdasarkan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1142 Tahun 2025. Angka ini berlaku mulai 1 Januari 2026 dan menjadi salah satu acuan penting dalam penentuan upah pekerja di wilayah Jakarta.
Kisaran Gaji Cleaning Service Berdasarkan Lokasi
Lokasi menjadi salah satu faktor paling menentukan dalam besar kecilnya gaji cleaning service. Pekerja di Jakarta, Surabaya, Bandung, Tangerang, Bekasi, atau kota industri biasanya memiliki peluang mendapatkan gaji lebih tinggi dibandingkan daerah dengan upah minimum lebih rendah.
Sebagai gambaran, cleaning service yang bekerja di gedung perkantoran Jakarta bisa mendapatkan gaji mengikuti UMP atau standar perusahaan outsourcing. Sementara itu, cleaning service di daerah dengan biaya hidup lebih rendah mungkin menerima gaji di kisaran Rp2 juta hingga Rp4 juta per bulan, tergantung kebijakan perusahaan dan jenis pekerjaannya.
Namun, penting dipahami bahwa gaji pokok bukan satu-satunya komponen pendapatan. Dalam beberapa perusahaan, cleaning service juga bisa mendapatkan tunjangan makan, transportasi, lembur, BPJS Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan, seragam kerja, hingga insentif tertentu jika bekerja di area khusus atau memiliki beban kerja tambahan.
Faktor yang Mempengaruhi Gaji Cleaning Service
1. Lokasi Penempatan Kerja
Cleaning service yang ditempatkan di kota besar biasanya memiliki standar gaji lebih tinggi. Hal ini karena perusahaan perlu menyesuaikan upah dengan UMP atau UMK setempat. Semakin tinggi biaya hidup suatu daerah, biasanya semakin tinggi pula standar upah yang ditawarkan.
2. Jenis Gedung atau Area Kerja
Membersihkan rumah pribadi tentu berbeda dengan membersihkan gedung perkantoran, rumah sakit, pabrik, hotel, atau pusat perbelanjaan. Area dengan standar kebersihan tinggi biasanya membutuhkan prosedur kerja lebih ketat.
Cleaning service di rumah sakit, misalnya, harus memahami standar higienitas, pembuangan limbah, dan penggunaan cairan pembersih tertentu. Sementara itu, cleaning service di hotel dituntut menjaga detail kebersihan agar sesuai standar pelayanan tamu.
3. Pengalaman Kerja
Petugas cleaning service yang sudah berpengalaman biasanya lebih cepat, teliti, dan memahami penggunaan alat kebersihan. Pengalaman juga bisa membuka peluang naik posisi menjadi team leader, supervisor cleaning, atau koordinator lapangan.
Semakin tinggi tanggung jawabnya, semakin besar pula potensi penghasilannya.
4. Sistem Kerja
Ada cleaning service yang bekerja langsung di bawah perusahaan, ada juga yang bekerja melalui vendor outsourcing. Sistem kerja ini dapat memengaruhi struktur gaji, tunjangan, jadwal kerja, dan jenjang karier.
Pada sistem outsourcing, gaji biasanya menyesuaikan kontrak antara vendor dan perusahaan pengguna jasa. Karena itu, penting bagi pekerja untuk memahami isi kontrak kerja, termasuk hak cuti, lembur, tunjangan, serta perlindungan ketenagakerjaan.
5. Jam Kerja dan Lembur
Beberapa cleaning service bekerja dalam sistem shift, terutama di mall, rumah sakit, hotel, pabrik, dan gedung operasional 24 jam. Jika ada jam kerja tambahan, pekerja berhak mendapatkan perhitungan lembur sesuai ketentuan yang berlaku.
Lembur inilah yang kadang membuat total pendapatan bulanan lebih besar dari gaji pokok.
Apakah Gaji Cleaning Service Bisa Naik?
Bisa. Banyak orang mengira cleaning service tidak memiliki jenjang karier. Padahal, dalam perusahaan yang terstruktur, posisi ini tetap memiliki peluang berkembang.
Seorang cleaning service bisa naik menjadi:
Team Leader Cleaning Service
Bertugas mengatur pembagian area kerja, mengecek hasil pekerjaan tim, dan memastikan standar kebersihan terpenuhi.
Supervisor Cleaning
Bertanggung jawab mengawasi beberapa tim, membuat laporan kerja, mengatur jadwal, dan berkoordinasi dengan klien atau manajemen gedung.
Koordinator Area
Biasanya mengelola beberapa lokasi kerja sekaligus, terutama di perusahaan outsourcing berskala besar.
Trainer Cleaning Service
Bertugas melatih karyawan baru mengenai teknik pembersihan, penggunaan alat, bahan kimia, keselamatan kerja, dan standar operasional.
Dengan pengalaman, kedisiplinan, dan kemampuan komunikasi yang baik, cleaning service bisa memiliki jenjang karier yang lebih menjanjikan.
Skill yang Membuat Gaji Cleaning Service Lebih Tinggi
Cleaning service yang ingin memiliki nilai lebih perlu menguasai beberapa kemampuan tambahan. Misalnya, memahami cara menggunakan mesin poles lantai, vacuum cleaner industri, alat pembersih kaca, chemical cleaning, hingga prosedur kebersihan area khusus.
Selain kemampuan teknis, sikap kerja juga sangat berpengaruh. Perusahaan biasanya menyukai pekerja yang disiplin, rapi, jujur, cepat tanggap, dan mampu bekerja tanpa banyak pengawasan.
Kemampuan komunikasi juga penting, terutama jika bekerja di kantor, hotel, apartemen, atau gedung komersial. Petugas cleaning service sering bertemu langsung dengan karyawan, tamu, penghuni, atau pelanggan. Sikap ramah dan profesional bisa menjadi nilai tambah yang besar.
Tugas Cleaning Service dalam Pekerjaan Sehari-hari
Secara umum, tugas cleaning service meliputi membersihkan lantai, meja, kaca, toilet, pantry, area publik, ruang kerja, tangga, lift, dan tempat sampah. Mereka juga memastikan perlengkapan kebersihan tersedia, seperti tisu, sabun, pewangi ruangan, dan cairan pembersih.
Di beberapa lokasi, cleaning service juga bertugas melakukan deep cleaning berkala, seperti membersihkan karpet, sofa, dinding, plafon, area parkir, gudang, atau fasilitas khusus lainnya.
Pekerjaan ini membutuhkan ketelitian. Area yang terlihat bersih belum tentu benar-benar higienis. Karena itu, petugas cleaning service perlu memahami prioritas area, terutama titik yang sering disentuh banyak orang seperti gagang pintu, tombol lift, meja resepsionis, toilet, dan area makan.
Mengapa Profesi Cleaning Service Tetap Dibutuhkan?
Selama masih ada kantor, gedung, rumah sakit, hotel, sekolah, apartemen, dan fasilitas umum, cleaning service akan tetap dibutuhkan. Kebersihan bukan lagi sekadar urusan tampilan, tetapi juga bagian dari kesehatan, kenyamanan, dan reputasi bisnis.
Perusahaan yang ruangannya bersih akan terlihat lebih profesional. Hotel yang bersih membuat tamu merasa nyaman. Rumah sakit yang higienis membantu menjaga keamanan pasien. Kantor yang rapi juga membuat karyawan lebih produktif.
Di sinilah peran cleaning service menjadi penting. Mereka bekerja di belakang layar, tetapi hasil kerjanya dirasakan oleh banyak orang setiap hari.
BACA JUGA: Tips Memilih Cleaning Service untuk Gedung Perkantoran
Tips Meningkatkan Penghasilan sebagai Cleaning Service
Untuk meningkatkan penghasilan, petugas cleaning service bisa mulai dari meningkatkan kemampuan teknis. Pelajari penggunaan alat modern, teknik deep cleaning, pembersihan kaca gedung, perawatan lantai, hingga standar kebersihan area khusus.
Selain itu, jaga reputasi kerja. Datang tepat waktu, selesaikan tugas dengan rapi, dan tunjukkan sikap profesional. Reputasi yang baik bisa membuka peluang direkomendasikan ke posisi lebih tinggi.
Pekerja juga bisa mencari perusahaan yang memiliki sistem kerja lebih jelas, memberikan BPJS, tunjangan, lembur sesuai aturan, serta jenjang karier yang terbuka.
Kesimpulan
Gaji cleaning service di Indonesia berbeda-beda tergantung lokasi, pengalaman, jenis tempat kerja, sistem perusahaan, dan jam kerja. Secara nasional, rata-rata gaji cleaning service berada di kisaran Rp3 jutaan per bulan, sementara di kota besar seperti Jakarta nilainya bisa lebih tinggi karena mengikuti standar upah minimum dan kebutuhan operasional perusahaan.
Meski sering dipandang sederhana, cleaning service adalah profesi penting yang mendukung kenyamanan, kesehatan, dan citra sebuah tempat. Dengan keterampilan yang terus ditingkatkan, sikap kerja profesional, serta pengalaman yang kuat, profesi cleaning service dapat menjadi pekerjaan yang stabil dan memiliki peluang karier lebih baik.